Artikel ringan ini memuat saran yang berguna, agar terhindar dari masalah umum yang sering terjadi selama bulan suci ramadhan. Apabila saran ini ditaati dan diikuti, seorang muslim dapat berpuasa dengan nyaman dan menikmati secara penuh makna spiritual bulan ramadhan. Berpuasa artinya seorang muslim akan tidak makan dan minum sekitar 14 jam/hari. Disarankan untuk mengkonsumsi pangan yang lambat tercerna usus, termasuk pangan berserat tinggi, dibandingkan pangan yang mudah tercerna. Pangan yang lambat tercerna akan habis dicerna sekitar 8 jam, sedang pangan cepat tercerna, akan habis dicerna sekitar 3 – 4 jam. Pangan tercerna lambat a.l.: biji-2an seperti: beras pecah kulit atau beras merah, lentil, biji gandum, barley, millet, kacang-kacangan. Semua biji-2an ini biasanya disebut: kompleks karbohidrat.
Sementara pangan tercerna cepat a.l.: pangan mengandung gula dan beras poles, tepung gandum. Sementara pangan berserat: seperti: buah dengan kulit, sayuran hijau daun, buncis, kacang panjang dll.
Pangan yang dimakan harus terdiri dari 4 sehat 5 sempurna: ada buah, sayur, beras, kacang-kacangan, biji-2an, daging, ikan, dan susu dan produk turunannya. Gorengan sebaiknya dihindari, karena tidak sehat. Gorengan menyebabkan pangan tidak tercerna, rasa perih dan menimbulkan masalah berat badan.
HINDARI: Gorengan dan pangan berlemak; Pangan banyak mengandung gula; Kebanyakan makan saat sahur; Minum teh terlalu banyak saat sahur. Minum teh terlalu banyak, menimbulkan kencing berlebihan. Ini menyebabkan kehilangan mineral yang banyak diperlukan saat berpuasa. Berhenti merokok. Merokok tidak sehat, kalau tidak bias berhenti, paling tidak kurangi merokok.
KONSUMSI: Kompleks karbohidrat, membuat perut tidak cepat lapar. Kurma mengandung gula, serat, mineral Mg, K dan karbohidrat. Kacang almond kaya protein dan kaya serat, rendah lemak. Pisang bagus karena merupakan sumber karbohidrat, Mg dan K.
MINUM: Air atau Juice yang banyak antara saat berbuka dan saat sebelum tidur. Agar tubuh dapat menjaga cairan tubuh dengan baik saat puasa.
Ganguan kesehatan saat berpuasa:
Perut mulas terasa sebah. Perut terasa penuh, rasa sakit di lubang dubur dan perut kembung. Semua ini disebabkan, berbuka dengan makanan rendah serat atau pangan olahan (refined foods), minum terlalu sedikit. Untuk menghindarinya: konsumsi pangan berserat, hindari makan pangan olahan dengan cara berlebih, minum yang banyak, makan nasi pecah kulit, jangan beras putih dan makan whole grain bread.
Sering buang angin dan perut terasa penuh: Penyebabnya: makan terlalu banyak, makan gorengan atau pangan berlemak secara berlebih, pangan yang menghasilkan gas (wind): seperti: telur, kobis, ketela pohon, ubi jalar dan minum coca cola. Usaha menghindarinya: minum air atau juice yang banyak, Jangan makan berlebihan. Hindari pangan berlemak dan gorengan. Semoga bermanfaat, walau puasa tinggal seumur jagung. wassalam









