Potensi tanaman porang di Hutan Jawa Timur masih sekitar 1.000 Ha (versi LMDH). Namun menurut data perhutani saat ini 2009, tanaman porang sudah di tanam seluas 31.000 Ha.dan dalam tahun 2010 mendatang akan diperluas sampai 41.000 Ha. Porang ditanam oleh petani masyarakat desa hutan secara tumpang sari dengan pohon jati sebagai tanaman pokok. Para petani tsb tergabung pada badan hukum yang disebut: Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) atau Masyarakat Pengelola Sumber Daya hutan (MPSDH).
Produksi porang masih sekitar 3-5 ton/Ha umbi basah. Ada 5 industri yang mengolah porang menjadi chip atau keripik porang dan tepung porang. Diantaranya CV. Agro Alam Raya, PT ALGALINDO, PT AMBIKO dll. Kebutuhan ke- 5 industri porang tsb diperkirakan sekitar 4.400 ton chip/tahun.
Potensi porang dalam bentuk umbi yang dihasilkan oleh hutan-2 di Jawa Timur baru sekitar 3.000 – 5.000 ton umbi basah dan dengan rendemen 20%, maka produksi chip masih sekitar 600 Kg – 1.000 ton chip. Sedang kebutuhan industry sedemikian besar. Oleh sebab itu perluasan tanaman porang sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan industry sekitar 3.400 ton chip.
Harga umbi saat ini (2009) di hutan- hutan Jawa Timur mencapai Rp. 2.900/Kg. Sedang harga chip sudah Rp. 19.000/kg. Sehingga prospek pengembangan budi daya porang di Jawa Timur sangat menjanjikan.
Yang berminat Hub: Prof. Simon BW FTP UB.











0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.