FEIN, FOOD ENERGY INFO

Simon B. Widjanarko

I am a Food Technologist. Kediri was the place where I was borned on October 1952. So I am nearly 56 years old. Being food technologist I know some on food processing, food product development, but I my expertise is on research methodology on food technology, for sure, food analysis and food chemistry. I am professor since 2000 on Horticulture product technology. In my daily life everybody called me just simon, although I am a muslim. I Performed haj with my wife on 1992, just 2 years when I completed my Ph.D. and Thanks to Allah SWT that exactly I was 40 (forty) yeas old. Exactly as I pray to Allah I could perform haj before 40 years old, and Allah let His permissions to me by fulfilling his promise to anyone who really pray to Him.

My Office address:

Department of Agricultural Product Technology

Faculty of Agriculture Technology, University of Brawijaya, Malang

Veteran Street, Malang 65145 Phone: +62-341-569214, 580106 Fax : +62-341-569214, 460518

Email : simonbw03@yahoo.com; swidjanarko@gmail.com; simonbw@brawijaya.ac.id

Educational Background

Ph.D. March 1990 from School of Biologycal Sciences, Department of Food Technology, The University of New South Wales, Sydney, Australia. Supervisor: Prof. R.B.H. Wills Ph.D

Master of Applied Science, March 1983 from School of Food Technology, The University of New South Wales, Sydney, Australia . Supervisor: Assoc. Prof. M. Wootton, Ph.D.

S-1 (Bachelor Degree) Agronomy, November 1977 Faculty of Agriculture, University of Brawijaya.

SMAN VI Surabaya 1971

SMPN X Surabaya 1968

SDN Trunojoyo 1965

Current positions: Asesor BADAN AKREDITASI NASIONAL (BAN) PT, Reviewer RISTEK INSENTIF TERAPAN AND SENATE SECRETARY OF UNIVERSITY OF BRAWIJAYA, Asesor Sertifikasi Dosen (lectural sertification) on Plant Sciences including : Food Technology and related plant fields.

Researcher on Artificial Food including artificial rice from local sources such as: cassava, sweet potatoes, legumes, corn, konjac flour (porang). Research interest at the moment: Food Component Interactions and Bioactive plant and marine products

& Komentar

84 tanggapan so far ↓

  • nur hidayat // Mei 17, 2008 pada 3:50 am | Balas

    assalamualaikum
    selamat pak, isi terus ya. selamat masuk dalam dunia blogger. jika kita sering ambil punya orang di internet maka sudah selayaknya jika kita juga menyumbang naskah ke intrenet. Umat yang mulia adalah yang memberi bukan yang selalu meminta.
    menulis blog adalah bagian berbagi dan memberi dalam bentuk lain.
    wassalam
    nht

  • Widya // Mei 21, 2008 pada 2:16 am | Balas

    ass.wr.wb

    Tadi saya lagi buka internet sambil nunggu download, saya buka blog ini pak. Alhamdulillah, rasanya jadi dekat sama pak Simon yang jarang saya bisa ketemu. Mudah-mudahan blog ini bermanfaat bagi yang lain juga. Amin
    Wassalam
    Widya

  • simonbwidjanarko // Mei 21, 2008 pada 2:29 am | Balas

    No one knows their age, I do this for the sake of my dedication to be a lecture, before I pass away I have to do somethings to spread out my tiny knowledges to everyone interested in. Don’t be pessimistics, always exploids maximally our thought to get what you need and with the help of Allah You can do that, amien

  • Dodyk Pranowo // Mei 22, 2008 pada 10:21 am | Balas

    Selamat Bergabung Pak, semoga bidang agroindustri semakin rame dengan pemikiran-pemikiran jenius dari pak Simon

    Welcome to the Flat World!

  • dian // Juni 2, 2008 pada 12:55 pm | Balas

    ass.wr.wb

    selamat pak simon atas blog nya. saya baru buka pak. kata-kata bapak memberi semangat dan inspirasi buat saya. senang rasanya mendapat ilmu dari pak simon. semoga blog nya bermanfaat untuk semuanya. amin

    wassalam
    dian

  • la ode muslimin // Juni 2, 2008 pada 3:43 pm | Balas

    assalamualaikum prof. saya sudah download materi kuliah dari bapak mudah-mudahan bermanfaat bagi saya. ozon odor control tidak bisa di download. nanti saya minta dengan santi. terima kasih banyak yah prof. senang sekali bisa berkonsultasi dengan bapak. assalamualaikum.

  • hendarmawan // Juni 4, 2008 pada 1:55 am | Balas

    Congratulation for this ‘un common’ blog, its interesting for me; as scientist and UB alumni. by now I wanna continue my study abroad Bpk. Simon , so I need your advice to achieve my goals and be valuable person like I wish.

    By The Way, I know You as a person who had strong passion and good appearance. It’s must be my honour to know You. Thanks you very much and feel free to visit my webblog bapak..

    Best regard,

    Hendarmawan

  • simonbwidjanarko // Juni 8, 2008 pada 11:35 am | Balas

    Thank u for your comments. this blog for sure is un common. I just learn from my friends. But I think this blog will be my idea to put all my assignments, subject contents of my lecture etc so that my students from S-1 to S-3 can communicate with before hands. and I like to talk with them on line. Even exercises for middle and final exams I will put on my blog so that my students can learn from me how to anwers list of question regardings final exam, on my subjects.
    Oh yeah, What faculty within UB were you graduated from? and what year did you finish you study? My suggestions are short when you want to study abroad.1. do not stay with Indonesian environments, that not good for your english habbits. Seconds, Bear in mind, always, I have to succeed, no matter what will happen, If it is need you need to die for its. I mean do not lost your hope even how difficult the situation will be, and finally, always be closed to our God Allah SWT, as He the only creator and determined anythings occur in this world. So nice to talk to you, Good Luck wass

  • Blogguebo // Juli 3, 2008 pada 3:46 pm | Balas

    Salam kenal Mas Simon. Blognya bagus. Jarang saya menemukan blog dengan topik seperti ini dan rutin di-update. Good luck and keep blogging!

  • Aimee // Juli 7, 2008 pada 12:13 pm | Balas

    Salam Pak Simon.
    Saya mahasiswi Fakultas Teknologi Pangan Unika Widya Mandala Sby. Saya sangat tertarik sekali dengan blog Anda yang benar – benar memuat tentang food technology dan benar2 update..Sebagai seorang mahasiswi pangan,blog Anda benar2 sangat berguna bagi saya untuk menambah pengetahuan saya.
    Salam kenal ya Pak Simon.

    Best regards,
    Aimee Darusman
    Fakultas Teknologi Pertanian
    Unika Widya Mandala Surabaya

  • ptp2007 // Juli 8, 2008 pada 2:31 am | Balas

    selamat ya pak sudah berhasil masuk ke topbloglist

  • risvan // Juli 13, 2008 pada 9:23 am | Balas

    Ass…
    Memang dengan semakin gencarnya perkembagan teknologi informasi, maka sebagai tenaga pengajar dan peneliti hendaknya kita juga harus mengikuti. Semoga dengan tulisan2 di blog dapat member manfaat terhadap ilmu pengetahuan di indonesia dan membantu para pelajar dan mahasiswa dalam mencari informasi…

    Salam
    Risvan Kuswurjanto
    P3GI Pasuruan
    site : http://risvank.com

  • risvan kuswurjanto // Juli 13, 2008 pada 1:02 pm | Balas

    terima kasih pak Risvan Kuswurjanto atas comment nya. Salam kenal pak. Blog ini untuk sarana komunikasi dan berbagi ilmu dengan murid-2 saya di S-1, S-2 dan S-3 THP FTP UB. Trims telah mampir di blog ini. Selamat ngeblok pak. wassalam

  • Malik Hizbullah // Juli 15, 2008 pada 7:36 am | Balas

    Assalamualikum Wr. Wb
    Makasih pak kritik2 serta masukan buat Seminarnya di P3GI. Semoga dapat bermanfaat dan gak pernah bosen ke P3GI. Serta mohon info2 terbarunya melalui blog bpk tentang perkembangan Tecchnology berbasis gula khususnya Tebu.
    Thanks

  • simonbwidjanarko // Juli 15, 2008 pada 7:47 am | Balas

    Mas Malik Hizbullah: salam kenal, trims udah mampir di blog saya. itu udah kewajiban saya sudah hampir 4 atau 5 tahun yang lalu. Komitmen saya terhadap ilmu tetap. Saya sih di hadapan Allah ngak ada apa-2nya. hanya sekedar berbagi ilmu yang sedikit kok. itu tulisan tips menulis PENDAHULUAN dan BAHAN & METODE juga untuk keperluan itu. Wassalam

  • octa // Juli 16, 2008 pada 4:50 am | Balas

    Ass Wr Wb
    Mr saya octa mahasiswa bimbingan mr, saya mau konsultasi tentang skripsi saya tentang cassava lempeng. Bagaimana klo konsentrat dari bungkil kacang tanah diganti tepung dari bungkil saja?karena apabila dari konsentrat rendemen yang dihasilkan kurang dari 20% dan itu prosesnya terlalu lama, selain itu pada produk juga ada penambahan santan dan menurut literatur santan mengandung protein yang setara dengan susu sapi.setelah saya analisa bungkil kacang tanah tersebut mengandung 52% protein.Apabila menggunakan konsentrat untuk produk saya dibutuhkan konsentrat yang cukup banyak untuk menghindari kegagalan waktu membuat produk dan untuk mengukur umur simpan. Dimana dalam penentuan umur simpan diperlukan 60 produk.Trims
    Wassalam

    octarina
    octe_rina@yahoo.com

  • simonbwidjanarko // Juli 16, 2008 pada 6:09 am | Balas

    Ms Octarina: Pada dasarnya saya setuju, yang saya tanyakan apa itu yg sdr maksud dengan tepung dari bungkil itu. Bungkil apa, kedele? atau apa. Saya ngak ngerti pertanyaan sdr. tapi kamu kok udah sangat lama ngak menghadap saya, atau konsultasi lewat email atau lewat blog ini. Perlu sdr ketahui saya akan ke USA lagi sejak 29 Juli sampai akhir Agustus. Jadi saran saya konsultasi lewat email atau blog ini saja. lewat halaman ini. atau lewat beri komentar pada tulisan ringan saya di halaman depan blog ini. wass

  • amelia-S1-studentgrant // Juli 17, 2008 pada 2:40 am | Balas

    assalamualaikum wr. wb.
    pak, saya ingin menanyakan 2 hal terkait dg skripsi saya:
    1. setelah saya menganalisa produk saya, pangan pokok tiruan (artificial staple food), ternyata kadar proteinnya 3,5-3,9% (jauh dari kadar protein beras 7%). apakah saya perlu mereformulasi ulang (menambah proporsi tepung kacang tunggak menjadi 20%(b/b)) atau tetap dengan formulasi awal, namun menambahkan di saran untuk menggunakan sumber protein yg lain.
    2. terkait dg pengujian umur simpan metode Labuza, setelah saya pelajari, ternyata membutuhkan wkt yg sangat lama, dan ketepatan yg tinggi (pembuatan kurva sorbsi). selain itu, beberapa alat juga tdk ada di Lab seperti pengukur tekanan uap jenuh, Aw-meter, serta keterbatasan inkubator untuk sejumlah perlakuan. padahal untuk laporan student grant harus sdh terkumpul tgl 20 Agustus. apakah saya tetap menguji umur simpan atau uji profil kerusakan saja atau ada alternatif pengujian yg lain Pak?
    terima kasih
    wassalamualaikum wr. wb.

  • octa // Juli 17, 2008 pada 10:58 am | Balas

    Ass Wr Wb
    Maaf mr sebelumnya kalau saya lama tidak menghadap mr, karena saya selama ini sudah masuk lab untuk analisa bahan baku dan mencoba membuat konsentrat protein dari bungkil kacang tanah. Pada saat analisa protein tepung defatted bungkil kacang tanah ,didapat protein sekitar 4%. Dan pada konsentrat protein bungkil kacang tanah, didapat protein sekitar 7% tetapi rendemennya tidak sampai 20%. Untuk rendemen sudah saya coba 3x tapi tidak bisa lebih dari 20%. Oleh karena itu saya berinisiatif mengganti konsentrat dengan tepung bungkil kacang tanah, saya juga sudah mendapatkan literatur untuk mengatasi aflatoksin yang terkandung dalam kacang tanah. Oya mr untuk daya simpan saya akan memilih produk yang terbaik baru saya akan menentukan umur simpan dengan perbandingan suhu dan RH,karena apabila saya menggunakan faktor untuk proporsi+suhu+RH, saya tidak begitu tahu. Karena waktu saya k UGM, saya tidak menemukan ttg hal tersebut (proporsi yang berhubungan dengan suhu dan RH).Trims

    Wassalam

  • melani // Juli 21, 2008 pada 8:19 am | Balas

    maaf, saat ini saya telah melakukan penelitian tentang pembuatan pewarna pangan alami dari ubi jalar ungu, tapi saya belum dapat standar kandungan kimia ubi jalar ungu, di web anda ada komposisi kimia ubi jalar ungu, tapi sumbernya tidak lengkap. bolehkah saya meminta sumber yang lebih lengkapnya, komposisi kimia ubi jalar ungu yang anda cantumkan dalam berapa gram ubi jalar ungu, dalam 100 gram ubi kah? saya ingin mencantumkan komposisi kimia ubi jalar ungu yang ada di web ini sebagai standar untuk perbandingan dari anallisis gizi yang saya lakukan terhadap ubi jalar ungu, mohon bantuannya, kalau bisa jawabanya ditunggu sekarang di email saya. trimakasih

  • melani // Juli 21, 2008 pada 8:21 am | Balas

    maaf ini alamt e-mail saya

  • melani // Juli 21, 2008 pada 8:23 am | Balas

    melanialjamilah@yahoo.com

  • melani // Juli 21, 2008 pada 8:27 am | Balas

    maaf, saat ini saya telah melakukan penelitian tentang pembuatan pewarna pangan alami dari ubi jalar ungu, tapi saya belum dapat standar kandungan kimia ubi jalar ungu, di web anda ada komposisi kimia ubi jalar ungu, tapi sumbernya tidak lengkap. bolehkah saya meminta sumber yang lebih lengkapnya, komposisi kimia ubi jalar ungu yang anda cantumkan dalam berapa gram ubi jalar ungu, dalam 100 gram ubi kah? saya ingin mencantumkan komposisi kimia ubi jalar ungu yang ada di web ini sebagai standar untuk perbandingan dari anallisis gizi yang saya lakukan terhadap ubi jalar ungu, mohon bantuannya, kalau bisa jawabanya ditunggu sekarang di email saya. trimakasih
    melanialjamilah@yahoo.com

  • agung // Juli 21, 2008 pada 10:56 am | Balas

    Ass.prof saya tertarik dengan pembuatan jelly drink, saya ingin mengetahui apakah ada standart (SNI)untuk produk jelly drink ?karena saya mencoba mencari dari berbagai sumber hanya didapatkan SNI produk jelly,apakah itu bisa mewakili

  • simonbwidjanarko // Juli 21, 2008 pada 11:51 pm | Balas

    Mas agung: Yang saya tahu memang belum ada SNI untuk produk jelly drink. Yang saya punya ada berbagai perlakuan terbaik untuk produk minuman jelly. tunggu ya tulisan saya tentang hal itu. terima kasih sudah mampir di blog ini. selamat menulis skripsi ya.

  • simonbwidjanarko // Juli 22, 2008 pada 12:21 am | Balas

    mbak melani: pustaka ubi jalar ungu udah tak emailkan. trims udah mampir di blog ini. selamat nulis ya. wass

  • yuyud // Juli 24, 2008 pada 4:53 am | Balas

    Mengundang bapak/ibu saudara untuk bergabung dalam mailinglist

    kozai@yahoogroups.com

    Mailinglist ini kami buat untuk membentuk forum diskusi bagi pecinta zat warna alam Indonesia

    cara bergabung kirim email ke

    kozai-subscribe@yahoogroups.com

    mengirimkan pertanyaan artikel dan lain-lainnya ke:

    kozai@yahoogroups.com

    Terimakasih

  • octa // Juli 25, 2008 pada 2:50 am | Balas

    Ass.Wr.Wb
    Mr, saya sudah mencoba membuat cassava lempeng dengan menggunakan forna, tetapi produk yang saya buat bagian tengahnya tidak bisa kering selain itu pada saat produk diambil dari cetakan,produk masih lengket dan sulit untuk diambil, apakah pada saat mr ke Ambon dan melihat cara pembuatan sagu lempeng, apakah ada trik khusus sebelum membuat sagu lempeng?trims sebelumnya.
    Wass

  • simonbwidjanarko // Juli 25, 2008 pada 3:32 am | Balas

    sdi octa: ngak ada trik khusus itu. Hanya sebelum adonan dituangkan, bagian dalam forna diolesi minyak dulu atau mentega, shg tidak lengket. Kalau bagian tenagh masih basah itu, suhu anda/apinya terlalu besar sehg bag. luar kering yg dalam masih basah. coba pakai api kecil. laporkan lagi le saya hasilnya gimana

  • Diah' thp O4 // Juli 26, 2008 pada 3:00 pm | Balas

    Ass. Pak,saya mo konsultasi Skripsi saya tentang Breakfast cereal sorgum dgn penambahan serat, pak Kalo penambahan seratnya saya tambahkan tepung ubi jalar ungu,tepung wortel dan tepung suweg. Bagaimana menurut bapak? Wassalam

  • Diah' thp O4 // Juli 26, 2008 pada 3:43 pm | Balas

    Ass. Pak saya mo konsultasi skripsi saya tentang pembuatan Breakfast Cereal Sorgum Tinggi Serat.Bgmn kalo penambahan seratnya,saya tambahkan tepung ubi jalar ungu,tepung suweg dan tepung wortel.Bagaimana pendapat bapak?Wassalam

    • simonbwidjanarko // Januari 14, 2009 pada 2:51 am | Balas

      sdr diah. sorghum itu kurang baik akrena masih tinggi kadar trypsin inhibitor dan anti zat gizi lainnya. kacuali anda sdh tahu atau sdh punya data sorghum bisa diturunkakan zat anti gizinya dgn proses pengolahan apa. baru dibuat bahan breakfast cereal. memang ideanya kita bangsa indonesia bisa punya sendiri breakfast cereal spt OATS tsb. ide sdr bagus saya setuju except sorhgum. wass

  • Diah THP'04 // Juli 27, 2008 pada 8:11 am | Balas

    Ass. Pak saya mau menayakan tentang skripsi saya, Pembuatan breakfast cereal sorgum tinggi serat. Jika penambahan seratnya saya tambahkan tepung komposit ( tepung ubi jalar ungu, tepung wortel dan tepung suweg). Bagaimana pendapat bapak? Wassalam

  • Diah THP'04 // Juli 27, 2008 pada 8:24 am | Balas

    Ass. Pak, saya mau konsultasi tentang skripsi saya tentang breakfast cereal sorgum tinggi serat. Jika penambahan seratnya dari tepung komposit (tepung ubi jalar ungu, tepung wortel dan tepung suweg). Bagaimana pendapat bapak ?Wassalam

  • Diah THP'04 // Juli 27, 2008 pada 8:58 am | Balas

    Saya tunggu balasan dari bapak

  • Diah' thp O4 // Juli 27, 2008 pada 10:36 am | Balas

    Ass. Pak,saya mau konsultasi tentang skripsi saya Breakfast cereal sorgum tinggi serat. Jika penambahan seratnya dari tepung komposit(tepung ubi jalar ungu,tepung wortel dan tepung suweg)!Bagaimana pendapat bapak?Wassalam

  • agung // Juli 27, 2008 pada 12:24 pm | Balas

    terima kasih prof atas bantuannya.saya tunggu tulisan prof Simon tentang berbagai perlakuan terbaik untuk produk minuman jelly.

  • amelia-S1-studentgrant // Juli 27, 2008 pada 1:15 pm | Balas

    asslm. wr. wb.
    mohon maaf Pak, sy baru bs konsultasi. kmarin sy ditunjuk PD3 mewakili FTP mengikuti Sampoerna Best Student Visit (23-27 juli). Mengacu pd thesis Dwi Raharjo, u/ menguji kerusakan produk digunakan suhu&larutan garam jenuh. Sy mgunakan 3 suhu(25,35,dan 45) serta larutan garam NaCl(RH 75%) dan KCl(RH 85%),dg hipotesa smakin tinggi suhu&RH, produk akan semakin cepat rusak.pengamatan dilakukan slama 1 bln dg parameter kerusakan fisik (berjamur,lunak),kimia (analisa proximat),& organoleptik (warna,rasa,aroma). Bgmn mnurut Bpk? trm ksh. wassalam

  • octa // Juli 28, 2008 pada 2:52 am | Balas

    Ass.Wr.Wb
    Mr, waktu kemarin saya mencoba itu, forna sudah saya olesi margarin tetapi margarinnya itu setiap dioles slalu meresap ke dalam fornanya itu,apa dioles terus sampai tidak meresap?Untuk saran mr yang pakai api kecil akan saya coba.trims
    Wass

  • octa // Juli 29, 2008 pada 5:01 am | Balas

    Ass.Wr.Wb
    Mr, saya mau melaporkan untuk bungkil kacang tanah protein 47,567% ; Lemak 24,799%; K.Air 1,979% ; K.Abu 3,835% ; FFA 0,419% ; Bil. Peroksida 0,0271meq/Kg Minyak. Untuk tepung bungkil kacang tanah hasil analisa: Protein 47,137% ; Lemak 22,605% ; K.Air 4,748% ; K.Abu 6,195% ; FFA 0,437% ; Bil.Peroksida 0,0298meq/Kg Minyak. Untuk ubi kayu Protein 0,697% ; Lemak 0,091% ; K.Air 56,156%% ; K.Abu 1,264%. Untuk produk ini masih dalam proses analisa.Trims
    Wass

  • octa // Juli 29, 2008 pada 5:40 am | Balas

    Ass.Wr.Wb
    Mr, untuk daya simpan saya sudah menanyakan kepada amelia, dan amelia mengacu pada thesis Dwi Raharjo, untuk mengetahui profil kerusakan produk digunakan suhu&larutan garam jenuh.menggunakan 3 suhu(25,35,dan 45) serta larutan garam NaCl(RH 75%) dan KCl(RH 85%),dg hipotesa smakin tinggi suhu&RH, produk akan semakin cepat rusak.pengamatan dilakukan slama 1 bln dg parameter kerusakan fisik (berjamur,lunak),kimia (analisa proximat),& organoleptik (warna,rasa,aroma). Bgmn mnurut mr? apbila mr setuju, saya akan segera membuat alat penyangga untuk daya simpan ke tukang las, trims.
    Wass

  • octa // Juli 31, 2008 pada 5:43 am | Balas

    Ass.Wr.Wb
    Mr,saya mau melaporkan hasil analisa protein dan lemak untuk produk lempeng cassava. Untuk perbandingan ubi kayu : tepung bungkil kacang tanah (70:30) protein 19,185%; Lemak 4,515%. Untuk 80:20 protein 21,085%; Lemal 4,633%. Untuk 90:10 protein 11,482%; Lemak 1, 689%.Trims
    Wass

  • aditya mahendra // Agustus 5, 2008 pada 10:41 am | Balas

    Assalamualaikum.Prof, saya aditya alumni UB, saya ada permasalahan dalam penentuan panjang gelombang sucrose pada analisa sucrose nira tebu dengan NIR. mohon referensi analisa sucrose nira tebu dengan menggunakan metode NIR (Near Infrared) atau ahli yang dapat saya hubungi. Informasi dari website yang saya peroleh, analisa sucrose (pol) dengan NIR banyak digunakan industri 2 gula di Australia dan USA.Matur Suwun

    Wassalam

  • Renny Oktoriana // Agustus 28, 2008 pada 2:16 am | Balas

    Ass.Wr.Wb
    Pak saya mau mengkonsultasikan skripsi saya dengan judul “Studi keamanan pangan jajanan anak Sekolah Dasar pada sosis dan sausnya”Untuk analisa saya tentang pengujian E colli hasilnya negatif pak.dari literatur yang saya dapatkan E colli termasuk bakteri mesofilik yang tumbuh pada sekitar suhu 7-10 C sampai 50 C dengan suhu optimal bagi pertumbuhannya adalah 37 C.dimana kondisi sampel saya dari pedagang kaki lima yang sudah digoreng, dimana suhu penggorengan adalah 150-170C yang menyebabkan hasilnya negatif.untuk sementara ini akhirnya saya hanya menguji TPC saja pak.menurut bapak bagaimana??
    wass

  • rissa saputri // Agustus 29, 2008 pada 3:28 am | Balas

    Assalamualaikum
    Saya mahasiswi UGM jurusan gizi kesehatan,
    ada hal yang ingin saya tanyakan dengan Prof sbg seorg yg berkompeten dibidang teknologi pangan, yaitu:
    jika kita ingin mengembangkan suatu produk makanan ringan berbahan dasar ubi jalar utk konsumsi anak2 bagaimana cara mengevaluasi produk tsb agar diterima calon konsumen (sifat sensoris yg dinilai dan tipe uji sensoris yg akan dilakukan)?

    terimakasih Prof atas jwbannya

  • Nastiti Nikmah Utami (THP'04) // September 2, 2008 pada 7:07 am | Balas

    Assalammualaikum wr. wb.
    Saya mhsw S1 bimb. Prof. Simon yg sekaligus dibimbing pak Yuli Witono. jdl penelitian sy “Krktrstk kimiawi dan kand. aflatoksin pada tempe segar dan tempe afkir selama penyimpanan”.
    Bbrp hr stlh seminar proposal, sy lgsg berdiskusi dg pak Yuli ttg saran Prof. utk menambah jns sampel (bl tnt tempe yg sy pake PP adl kedele murni).
    Merespon hal tsb, pak Yuli menyarankan sy utk melakukan mtd survei tempe kemasan yg beredar di Jember (krn sbnrnya studi kasus penelitian ini adl tempe afkir di supermarket yg kebanyakan berkemasan plastik).
    Total 30 sampel (10 tempe segar, 10 tempe afkir suhu ruang, 10 tempe afkir suhu pendingin). Semua analisa (kdr prot, kdr amoniak, total volatile base nitrogen, kdr air, kdr abu, pH) sdh sy selesaikan d lab biokimia THP-Unej.
    Langkah selanjutnya adl analisa aflatoksin, akhirnya sy menentukan memakai mtd ELISA di Balitvet-Bogor, dg alasan :
    1. Ekstrasi sampel sederhana
    2. Analisis lebih cepat (15 menit)
    3. Sensitif dan spesifik
    4. Akurat (hasil konsisten dengan metoda HPLC) dan reprodusibel.
    5. Kisaran analisis 0,3-30 ppb
    6. Kros reaktifiti, AFB1, 100%; AFB2 0,9%; AFG1 3,1%; AFG2 11,2%
    7. Dapat menganalisis 40 sampel (duplo) sekaligus
    8. Ekonomis, tarif Rp 2juta utk 40 sampel (duplo), dibanding HPLC Rp250 ribu @sampel
    9. Diberi training dan bs menganalisa sendiri, dibanding HPLC yg dilakukan olh operator khusus

    Bgmn menurut Prof? pak Yuli sementara ini setuju dg memakai ELISA brdsrkn pertimbangan di atas. Jika Prof setuju, sy akan sgr brgkt k Bogor bln ini.

    Maaf jk comment sy tll pjg dan trmksh ats perhatiannya.

    Wassalammualaikum wr.wb.

  • simonbwidjanarko // September 2, 2008 pada 7:55 pm | Balas

    Sdr. Nastiti : OK saya setuju aja kerjakan ELISA di IPB. yg lainnya saya juga OK selamat bekerja. wassalam

  • yulia // September 3, 2008 pada 6:26 am | Balas

    Assalammualaikum wr. wb.
    Pak saya yulia THP 2004, saat ini saya penelitian tentang subtitusi tepung kasava pada pembuatan mie kering, untuk menghasilkan mie kering dengan mutu yang hampir sama dengan 100% tepung terigu tepung kasava yang dapat ditambahkan hanya sekitar 10-20%, saya menggunakan bahan tambahan sodium tripolyphosphate 0,3%, apakah ada bahan tambahan lain yang dapat ditambahkan atau modifikasi proses sehingga subtitusi tepung kasava dapat ditingkatkan lagi?terima kasih Pak.
    Wassalammualaikum wr. wb.

  • amelia // September 8, 2008 pada 2:07 am | Balas

    assalamualaikum wr. wb.
    pak, sy sdh menyimpan artificial staple food selama hampir 1 bulan di suhu 55C, dg larutan grm jenuh KCl, RH 85%. Pemilihan RH tsb sy sesuaikn dg aw optimum jamur yg biasa mengkontaminasi beras. akan tetapi hingga saat ini blm ada tanda2 kerusakan (berjamur). perubahan yg terjadi hanya teksturnya yg ayem dan warnanya yg smakin kecoklatan. bgmn mnurut Bpk? trm ksh
    wassalam

  • megaaslavik // September 23, 2008 pada 3:09 pm | Balas

    В частности, были освещены вопросы защиты права собственности при ?государственных нужд
    Начал работу портал школы российского частного права.
    Приглашаем всех заинтересованных в образовании, новостях в сфере права, а так же тех, кто заинтересован в повышении своей квалификации!
    Обсуждения, новости, консультации и многое другое!
    4z
    6z

  • Adi Noegroho // Oktober 3, 2008 pada 7:12 am | Balas

    Waw.. Prof. Simon.
    In the first time i saw your webb, i feel interested, your webb are so complete and up to date. Many students now can interacted with you, eventhough you are very very busy. Always Success and Always Keep Smiling Prof :-)
    Regards,

    Adi Noegroho

  • fani ferdiana // Oktober 24, 2008 pada 5:19 pm | Balas

    assalamu’alaikum wr wb

    Saya sangat tertarik dengan artikel yg Bapak tulis. Kebetulan tugas akhir saya juga tentang food biochemistry. Info dari Bapak bisa menambah pengetahuan saya. Terimakasih

    wassalamu’alaikum wr wb

  • simonbwidjanarko // Oktober 27, 2008 pada 1:12 am | Balas

    Sdr fani ferdiana: sama-2 selamat menyelesaikan skripsinya. wass

  • Reni Trisna // Oktober 28, 2008 pada 12:01 pm | Balas

    Assalamualaikum..

    Prof, saya mau tanya. Saya pernah membaca artikel tentang penggunaan kulit kacang tanah sebagai obat untuk penderita diabetes mellitus. Mungkin semacam metode alternatif begitu Prof.
    Saya jg pernah membaca sebuah abstraksi hasil penelitian dari LPM UGM mengenai uji efek hipoglikemik infusa yg dibuat dari kulit kacang tanah terhadap tikus putih jantan yg diberi/dipakani glukosa. & ternyata hasilnya memang infusa tersebut dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah tikus tsb.
    Yg ingin saya tanyakan, kira2 produk turunan dan atau olahan seperti apa yg cocok untuk memanfaatkan kulit kacang tanah tsb sebagai produk diet untuk penderita diabetes?

    Terima kasih.
    Wassalamualaikum..

  • Tanti // November 6, 2008 pada 6:53 am | Balas

    Pal Simon, saya alumni THP angkt 95. Dulu skripsi saya dibimbing bapak. Saat ini saya sedang penelitian penanganan manggis untuk ekspor. Ada yang saya ingin tanyakan. Sejauh mana status teknologi pengolahan manggis yang sudah dikerjakan oleh UB?
    Terima kasih

    Tanti
    BB-Pascapanen Pertanian Bogor

  • tya // November 6, 2008 pada 9:01 am | Balas

    pak, saya mau tanya.pada umumnya umur simpan jelly berapa lama?

  • indra.i // November 8, 2008 pada 4:29 pm | Balas

    Ass.wr.wb,..

    yth. pak simon,.

    perkenalkan nama saya indra,..saya ini orang awam dlm bid.kimia..
    pak simon,..saya mau tanya :
    bagaimanakah cara mengekstraksi bunga sedap malam untuk diambil minyak atsirinya,sehingga menghasilkan minyak absolut murni…?karena setahu saya cara ekstraksinya berbeda dengan cara penyulingan minyak nilam,pala,cengkeh,dll.
    dan bisakah dikirimkan ke email saya di : indra_ilmiawanyahoo.com
    atas perhatian dan kerjasama dari bapak ,saya ucapkan terima kasih.
    wassalam

    indra

  • simonbwidjanarko // November 9, 2008 pada 2:57 pm | Balas

    Sdr Tanti; Ya saya ingat kamu waktu saya ke BB pasca panen ketemu anda dgn PakDR. Ridwan sapa saya lupa. Soal penel Ub manggis disini setahu belum ada penel buah segar utk manggis. yg ada mangga, pisang, rambutan. Manggis belum krn sulit dapatkan bahan sampel. Perkemb. tek pasca panen manggis segar utk ekspor setahu saya. Pelilinan, kemasan vakuum, modifikasi atmosfer. etilen absorben dan CO2 absorbent. dalam kemasan MAS. kalau di Australia sudah sampai smart packaging dgn penanda umur simpan manggis dalam MAS. disini belum ada mhsw yg tertarik meneliti itu. DIKTI atau RISTEK BELUM TERTARIK mendanai topik-2 riset spt itu. sekian dulu. selamat meneliti wass

  • simonbwidjanarko // November 9, 2008 pada 3:00 pm | Balas

    Sdi Tya: umur simpan jelly drink tergantung suhu penyimpanan. pada suhu kamar ya paling 2-3 hari. pada suhu dingin 4-8 0C bisa lebih dari 1 bulan. namun semua itu tergantung pada proses pengemasan nya aseptis atau ngak. kalau pada saat pengemasan aseptis. bisa lebih dari 2 bulan. kalau lebih 3 bulan berubah warna dan kenampakan mulai terjadi pemisahan antara jelly dengan cairannya. disebut; Syneresis. wass

  • simonbwidjanarko // November 9, 2008 pada 3:03 pm | Balas

    Sdr Indra. saya sendiri belum pernah meneliti ekstraksi bunga sedap malam. namun melihat sifat fisik dan kimia bunga sedap malam. maka secara teoritis metode yg tepat mengekstrak harumnya sedap malam pakai teknilogi absorbsi dgn lemak. di luar negeri, biasanya pakai lemak babi. diamana bunga sedap malam dibiarkan mekar malam har namun ditancapkan pada lemak babi. aroma sedap malam akan diserap oleh lemak tsb , lalu dilakukan, pemisahan dgn distilasi. tentu suhunya lebih rendah, tidak seperti: distilasi minyak nilam dan sejenisnya. selamat mencoba. wass

  • iir // November 10, 2008 pada 12:48 am | Balas

    Assalamu’alaikum prof.
    nice 2 see ur blog, im iir sir ur neighbour in dinoyo. do u still remember me? :)

    what a great blog, u write down in english so i also want 2 try to leave my comment in english too, hehehe. its similar that u have ur own e-learning that u manage by ur self. salute 2 ur dedication. i hope its very usefull for every people.

    what a sweet picture, is that ur grandchild?
    how is mbk ima? where she lives now? i miss her..

    ok, sir i think its enough for now, maybe we can continue in another time, thanks 4 reading my comment, thank u because ur blog inspiring me to leave a comment in english…

    wassalamu’alaikum wr.wb (salam bwt bu ida ya paak :) = hehehe ga ngerti apa bhs inggrisnya)

  • simonbwidjanarko // November 10, 2008 pada 2:53 pm | Balas

    walaikum salam: sure I remembered u, here I try to use bahasa gaul. ha ha ha. i am proud of you as for sure your daddy even he passed away. sorry to remind u about that. Yes those are my grandkids. when I visited them I think about 2 month ego. Mbak ima now lives at houston Texas USA. may be next year she and her families will be transferred to another country/ overseas I mean. because her husband is international staff at slumberger oil service company. Yes to be a professor I have to update my knowledge and the best way is by having my own blog. You see alls of my subject tought I attach at my blog. so alls of my student from S-1, s-2 dan s-3 can learn from anywhere they want. I have to keep up my english by writting down my idea and my correspondency with all my student in english. cause english is not our mothe tounge we need to practise in anyway we can. OK IIR, see you some time later, send my warm regard to your mom. Thank for visiting my blog, anyway. wass

  • armah // November 14, 2008 pada 12:28 pm | Balas

    asslm..
    prof saya mahasiswa S1 THP brawijay..
    saat ini saya sedang melaksanakan skripsi..
    topik untuk skripsi saya yaitu ekstraksi betakaroten dari sisa hasil filtrasi adsorben pada minyak kelapa sawit..
    ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan..
    metode ekstraksi yang tepat serta jenis pelarut yang tepat apa ya prof..
    jika proses ekstraksi terlalu lama apa akan merusak kadar betakaroten ya prof?
    terima kasih sebelumnnya..
    wassalam

  • simonbwidjanarko // November 14, 2008 pada 2:53 pm | Balas

    Sdi Armah: metode ekstraksi betakaroten dari limbah atau bahan apa saja asal dari tumbuhan sama seperti yg telah saya tulis di blog saya tentang ekstraksi saya lupa bulan apa sudah lama sih anda bisa lihat di tulisan bulan mei sampai nov. cari dong. singkatnya metode perkolasi. Filtrat hasil filtrasi adsorbent minyak sawit itu berupa cairan atau padatan. kalau cair, sistem ekstraksi nya cair cair. artinya. sampel cair itu diekstrak dalam labu pemisah dgn pelarut organik misalnya mulai hexane, dietil eter, PE dll, anda harus coba jenis pelarut mana yg paling banyak mengambil betakaroten dari bahan cair sisa hasil filtrasi adsorbent tsb. Lalu didistilasi. distilat di analisa kadar betakaroten atau dimurnikan dulu dgn tehnik kolom kromatografi. baru filtrat hasil pemurnian kolom kromatografi di tentukan kada betakarotennya dgn spektrofotometer dan diuji aktrivitas antioksidannya dgn metode spektro juga. lihat kuliah analisa atau di analisa pangan di blog saya juga. Tentu proses ekstraksi terlalu lama apalagi dgn pemanasan akan merusak betakaroten. tapi tehnik sdr kan ngak pakai pemanasan. wong sistem ekstraksinya cair -cair. semoga membantu. wass

  • ning // November 15, 2008 pada 8:25 am | Balas

    Ass.Wr.Wb.
    senang sekali saya menemukan blog bapak. sangat membantu saya pak.
    pak, saya berencana akan meelakukan penelitian dengan judul pembuatan teh daun rosella dan pengujian aktifitas antioksidannya…mohon tanggapan bapak ke email saya pns_maspeke@yahoo.com. saya hanya menemukan 1 jurnal tentang daun rosella, yang berhubungan dengan manfaat antikanker. bapak punya informasi yang bisa membantu saya….terimakasih banyak pak…

  • simonbwidjanarko // November 21, 2008 pada 2:18 pm | Balas

    www: sdi ning: waduh saya menulis blog ini tujuannya berbagi ilmu bukan maaf ya mencarikan pustaka utk mhsw S-1, s-2 atau S-3. Waktu dulu saya mhsw saya susah payah cari pustaka itgu. mhsw sekarang harus juga begitu jangan maaf ya sedikit berkeringat mau lulus. wah itu ngak bagus utk daya tahan mental sdr. kalaupun saya punya ngak mungkin saya berikan ke sdr. paling -2 saya berikan pokok-2 nya saja. maaf bukan tidak mau namun utk mendidik mhsw S1 agar mau bekerja keras. selamat bekerja dan meneliti. Saya kebetulan mau membimbing mhsw S-2 juga tentang kelopok bunga rosella yg akan diekstrak utk dibuat bahan antioksidan juga. Tunggu ya tulisan saya utk itu. namun sekali lagi mohon maaf saya ngak bisa bantu carikan pustaka. wass

  • samuraielit // November 27, 2008 pada 12:16 pm | Balas

    Assalamualaikum wr.wb

    Setelah searching2 akhirnya saya menemukan web-blog Bapak, senang berjumpa dengan Pak Simon walaupun hanya lewat blog.
    Saya banyak belajar dari tulisan2 Pak Simon, dan masih belajar untuk menulis sesuatu yg bisa saya publikasi dan bermanfaat bagi orang lain, dan tentunya bisa dimulai lewat blog…
    mohon pencerahan dan petunjuknya…
    Wassalam.

    Yusuf Hendrawan
    Bio-Instrumentation, Control and System Engineering (BICS)
    Osaka Prefecture University

  • simonbwidjanarko // Desember 4, 2008 pada 10:57 pm | Balas

    waalikum salam:
    nice to meet you too. I did had this blog for couples of month ago, primarily my objective to help me ease my burden in delivering my lecture to all my students. Now I am giving lecture via skype programme on line with my S-3 students since I do not have much time to deliver my lecture face to face. so I post alls of my handouts on my blog as you see Kuliah S-1, S-2 and S-3. But the infrastructure within UNIV Braw. is now poor. So I can not deliver my lecture on line and live with my S1 and S2 students. I just giving my lecture on line with my S-3 students at their homes and I am at my home. efficient is not it? I just visited your lab. at Prof. hadi karya food process lab. under BAN PT bussiness. I am an asesor BAN PT to visit S-3 programme ILMU KETEKNIKAN PERTANIAN IPB, 1 -2 Des -08. see you sometimes later on this web. wass

  • Feny S // Desember 18, 2008 pada 11:26 am | Balas

    Ass,,
    Pak, saya Feny mahasiswa THP 2008…
    Yang saya mau tanyakan, apa yang bisa dilakukan untuk pembenahan negara ini khususnya dalam gizi pangan? dan untuk menangani krisis ekonomi.. sedangkan semua sudah kacau balau..
    Karena jujur, ini juga mempengaruhi prospek kerja lulusan mahasiswa THP…
    trima kasih…

    wasalam…

    • simonbwidjanarko // Desember 19, 2008 pada 5:21 am | Balas

      Sdi. Feny S:
      wah anda idealis ya, menurut simon bw sulit mengubah negara kita, kalau hanya dari luar. saran saya, cepet lulus, be very smart girl and student, try to be become senators, keep your dream to be politition and enter gedung dewan, and become the front person in bringing this beloved country to be in order and developed country. First be the top student for yourself and the next be good scientist or be good politations. good luck wass

  • akhmad mustofa // Januari 13, 2009 pada 4:53 am | Balas

    waduh pak selamat ya, ternyata bapak punya blog ya. Ini saya pak akhmad dari teknologi pangan unisri yang pernah bapak datangi untuk akreditasi bersama bu Kapti. Bu Kapti sekarang jadi rektor saya loh pak. Saya saat itu yang diminta b Linda untuk ngantar Bapak ke hotel. Semoga masih ingat. Eh ya pak saya mau banyak konsultasi sama bapak boleh tidak?

    • simonbwidjanarko // Januari 14, 2009 pada 1:31 am | Balas

      Sdr akhmad mustofa. alkhamd. simon masih tentu ingat dgn anda. terima kasih ya dulu diantar ke hotel. tenu silahkan konsultasi kalau saya bisa bantu tentu tak bantu. salam buat bu kapti ya saya sdh lama ngak ketemu beliau. skrg sdh lama bu. kapti bukan patner simon dlm akreditasi BAN PT. salam juga buat bu linda. ya. wass

  • Arya Ulilalbab // Januari 14, 2009 pada 3:30 am | Balas

    Assalamu’alaikum
    Pak, saya mau tanya :
    Saya telah membuat karya ilmiah yang berjudul “SARI KEDELAI SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN ES KRIM YANG MEMPUNYAI KANDUNGAN GIZI TINGGI DAN EKONOMIS”
    Karya ini rencananya akan saya buatkan jurnal.
    Langkah-langkah membuat jurnal dari karya ilmiah bagaimana Pak?
    Trus judul karya ilmiah saya ini termasuk kategori pangan fungsional tidak?
    Terima kasih…

  • akhmad mustofa // Januari 14, 2009 pada 7:03 am | Balas

    saya sedang meneliti tentang pembuatan etanol dari sari buah mete dengan perlakuan perbedaan sumber nitrogen yaitu urea, amonium sulfat, ekstrak kecambah dan ekstrak koro. Fermentasi menggunakan zymomonas mobilis. Keempat perlakuan menunjukkan penurunan pH. Apa ya penyebabnya pak, karena etanol kan bukan asam. Kira-kira dimana saya bisa memperoleh penjelasan ilmiah untuk ini. Bapak punya jurnal atau buku yang menjelaskan hal tersebut? makasih pak. Saya masih mau banyak tanya lagi loh pak.

    • simonbwidjanarko // Januari 15, 2009 pada 9:35 am | Balas

      Sdr akhmad. penyebab pasti proses fermentasi sdr tidak steril. sari buah mete tsb sdh terkontaminasi dgn bakteri pembusuk, shg BAL masih bekerja. walaupun pada saat yg sama bakteri Zymomonas sdr melakukan fermentasi alkohol. mungkin urea, amm sulfat atau lainnya tidak steril waktu ditambahakn ke fermentor. shg masih terjadi BAL aktif. shg pH turun. sementara saya belum lihat jurnal/buku ttg topik penel sdr. sebutkan aja jurnal apa judul atau terbitan tahun diats 2000 saya bisa bantu. sementara itu dulu ya. wass

  • Dhanu // Januari 14, 2009 pada 5:10 pm | Balas

    Assalamualaikum,wr.wb
    Pak Simon, Saya ingin tanya bagaimana memperbaiki kualitas kopra agar tidak di tumbuhi jamur.adakah bahan kimia yg dapat ditambahkan?karena selama ini pengolahan kopra dimasyrakat kualitasnya sangat rendah dan apabila di olah menjadi minyak free fat acid nya tinggi. mohon sarannya agar kami dpt memperbaiki kualitas kopra kami?

    • simonbwidjanarko // Januari 15, 2009 pada 9:25 am | Balas

      Mas dhanu: terima kasih atas pertanyaannya. Inilah salah satu tujuan saya menulis di blog supaya kalau ada masy. yg ingin tahu sesuatu bisa tanya ke saya dan itu merupakan masukan atau ilmu baru bagi kami di universitas yg katanya menara gading tsb. padahal kami sebenarnya BODOH soal masalah masy. tsb. akan kami teliti di lab saya dgn murid-2 saya tentang hal ini. namun secara umum caranya. ya menurunkan kadar air kopra saat dijemur. jadi penjemurannya jangan pakai sinar matahari spt yg selama ini dilakukan masy. tentu yg bagus pengeringan dgn mesin pengering. bahan bakarnya pakai bio massa saja. di fak kami ada yg ahli soal ini. kalau tetap ngak ada biaya. ya pakai bahan kimia. misal pakai hirogen peroksida. kopra basah direndam sebentar dlm H2O2, lalu ditiriskan dan dijemur. shg lalat dll tidak mau hinggap. namun masalah utama adalah: pengeringan yg tidak bagus, kadar air kopra masih tinggi shg berjamur dan FFA akhirnya sangat tinggi. namun akan kita teliti di lab. gimana cara yg murah itu. wass

  • armah // Januari 17, 2009 pada 4:14 am | Balas

    ass..
    prof.. topik skiripsi saya tentang tentang recovery betakaroten dari adsorben hasil penjernihan minyak kelapa sawit..ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan:
    1.menurut prof. betakaroten yang akan saya recovery dari adsorben lebih tepat menggunakan metode perlokasi atau maserasi..
    sampel yang saya gunakan adalah padatan (adsorben/bleaching earth) sisa hasil penjernihan..
    2.jika betakaroten tersebut terikat dalam adsorben, proses pengambilan betakaroten apakah efektif jika menggunakan metode maserasi..
    3.apkah jika betakaroten tsb yang terikat dalam adsorebn mengalami kerusakan..
    penjelasan bapak akan sangat membantu saya..
    terima kasih banyak..

  • simonbwidjanarko // Desember 19, 2008 pada 5:25 am | Balas

    Wass: Sdr Vindhya tri W: wah jangan seperti saya. saya hanya prof bodoh. you have to be far better than me, girl. Keep your dream for your top priorities. Be quick finish your study and be excellent scientist or politations. and try to be become one of minister in this country. I prey for you, but try to make your mome and daddy proud of you. OK Be a good of my students. wass

  • simonbwidjanarko // Januari 14, 2009 pada 1:33 am | Balas

    Sr muis. simon ngak ngerti apa yg sdr maksud logo tsb. kalau simon dan murid thp s-1 sdg akan penel. logo tapi logo tsb berisi bhn kimia yg akan memberi peringatan produk pangan tsb sdh atau belum kelewat kadaluwarsa. simon sdg akan fokus penel intellegent atau smart pakanging. tanya mernia, claudia dll. wass

  • simonbwidjanarko // Januari 14, 2009 pada 1:39 am | Balas

    maaf ya soal latihan soal MULTIPLE CHOICE simon ngak punya waktu. soal sdh selesai saya buat. sifat ujian close book. jadi belajar yg baik ya semua bahan akan keluar jadi baca semua bahan kuliah simon di blog ini. sekali lagi baca semua. tidak ada pertanyaan yg menyimpang dari bahan kuliah. if you study hard and keen atau teliti, you can answer all my questions. itu ide yg bagus tapi produk daging buah kepala tsb mudah sekali rusak dlm 2 hari saja. sudah rusak atau menjadi masam. jadi perlu sterilisasi UHTS. semoga membantu

  • simonbwidjanarko // Januari 15, 2009 pada 9:29 am | Balas

    Sdr Muis wah pasti itu bisa sdr pakai sbg topik riset sdr. tunggu tulisan saya tentang smart packaging. 3 mhsw saya S-1 sdh akan penel smart packaging mernia dkk. semoga membantu wass

Tinggalkan sebuah Komentar